,

TAKEPAN KABARSUNDARI; ALIH AKSARA DAN ALIH BAHASA

Judul: TAKEPAN KABARSUNDARI; ALIH AKSARA DAN ALIH BAHASA
Penulis: Ahmad Nuralam, SH.,MH., Aulia Rahman Adiputra, S.STP.,M.AP., Bunyamin, SS.,M.Hum., H. Lalu Agus Fathurrahman
Editor: Bunyamin, SS.,M.Hum., Itsna Hadi Saptiawan, S.S., M.Pd., Gusti Ayu Sri Astiti, SH., Putradi, Narsi, Fathul Hidayah, Lale Agustia Wahyuni, S.Pd.
Tebal buku: vi + 166 halaman
Ukuran: 16 x 24 cm

Naskah kuno kuno tadi merupakan warisan budaya yang sangat penting karena isinya mengandung berbagai ilmu pengetahuan, seperti ilmu pengobatan, ilmu hukum, dan pemerintahan, ilmu agama, ilmu perbintangan, ilmu sastra, ilmu filsafat, dan lain sebagainya. Oleh karena isinya yang sangat penting, maka informasi dalam naskah tersebut harus diketahui dan dipahami oleh masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Museum Ndegeri Nusa Tenggara Barat adalam melakukan alih aksara dan alih bahasa naskah kuno. Hal ini dilakukan karena naskah kuno yang ditulis menggunakan aksara dan bahasa tradisional, tidak dapat dibaca dan dipahami oleh sebagian besar masyarakat. Pengalihaksaraan dari aksara tradisional (Jejawan) ke aksara Latin, dan alih bahasa dari bahasa tradisional (Sasak, Jawa, dan Bali) ke bahasa Indonesia, merupakan upaya yang dilakukan kami agar masyarakat dapat membaca dan memahami isi naskah kuno tersebut.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “TAKEPAN KABARSUNDARI; ALIH AKSARA DAN ALIH BAHASA”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *